BMIWI Gelar Sarasehan Nasional Bahas Urgensi Hari Majelis Taklim Nasional


JAKARTA —
Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) akan menggelar Sarasehan BMIWI bertema “Urgensi Terbentuknya Hari Majelis Taklim Nasional” pada Kamis, 21 Mei 2026 di Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi tokoh-tokoh perempuan Islam dan organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat eksistensi majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keluarga, serta penguatan nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Sarasehan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai organisasi perempuan Islam nasional, di antaranya, Ketua Presidium BMIWI Dr. Iin Kandedes, M.A., Dewan Penasihat BMIWI Dr. Aan Rohana, Lc., M.Ag dan Dr. Sabriati Azis, M.Pd., Ketua Umum KPMDI Dr. Hj. Marlinda Irwanti P., SE., M.Si., Ketua Umum Daiyat Parmusi Fahira Idris, S.E., M.H., serta Ketua Umum Muslimah Wahdah Islamiyah Harisa Tipa Abidin, S.Pd.I., M.Pd.

Acara dipandu oleh moderator Fatimah Noer, M.Si., selaku Wakil Sekretaris Jenderal BMIWI.

Dalam sarasehan ini, BMIWI menegaskan pentingnya pengajuan Hari Majelis Taklim Nasional sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi besar majelis taklim dalam pembinaan umat, penguatan pendidikan keluarga, dakwah, serta pembangunan moral masyarakat Indonesia.

Tanggal 12 Juli 2026 diusulkan sebagai momentum Hari Majelis Taklim Nasional. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan hari lahir BMIWI, sehingga memiliki nilai historis dan simbolis dalam perjalanan perjuangan organisasi perempuan Islam dalam memperkuat peran majelis taklim di Indonesia.

BMIWI menilai bahwa majelis taklim selama ini telah menjadi garda terdepan dalam membina masyarakat hingga ke tingkat akar rumput. Selain menjadi pusat pendidikan keagamaan nonformal, majelis taklim juga berperan aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan ketahanan keluarga, hingga menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui pengajuan Hari Majelis Taklim Nasional, BMIWI berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan jutaan jamaah majelis taklim di seluruh Indonesia yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan karakter bangsa.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri berbagai unsur organisasi perempuan Islam, akademisi, tokoh masyarakat, serta pemerhati dakwah dan pendidikan umat.

FOTO DOKUMENTASI:









Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *